Jumat, 18 Agustus 2017

Bahaya Dusta Atas Nama Nabi

"Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di neraka." (HR. Bukhari no. 1291 dan Muslim no. 4).



Berdusta atas nama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam termasuk dosa besar, bahkan bisa kafir.

Imam Adz Dzahabi dalam kitab beliau Al Kabair (mengenai dosa-dosa besar) berkata, “Berdusta atas nama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah suatu bentuk kekufuran yang dapat mengeluarkan seseorang dari Islam. Tidak ragu lagi bahwa siapa saja yang sengaja berdusta atas nama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal berarti ia melakukan kekufuran. Adapun perkara yang dibahas kali ini adalah untuk bentuk dusta selain itu.”

Beberapa dalil yang dibawakan oleh Imam Adz Dzahabi adalah sebagai berikut.

Dari Al Mughirah, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta pada selainku. Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di neraka.” (HR. Bukhari no. 1291 dan Muslim no. 4).

Dalam hadits yang shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Barangsiapa berdusta atas namaku, maka akan dibangunkan baginya rumah di (neraka) Jahannam.” (HR. Thobroni dalam Mu’jam Al Kabir)

Imam Dzahabi juga membawakan hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang berkata atas namaku padahal aku sendiri tidak mengatakannya, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka.”

Dalam hadits lainnya disebutkan pula,

Seorang mukmin memiliki tabiat yang baik kecuali khianat dan dusta.” (HR. Ahmad 5: 252. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini dhoif)

Dari ‘Ali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Siapa yang meriwayatkan dariku suatu hadits yang ia menduga bahwa itu dusta, maka dia adalah salah seorang dari dua pendusta (karena meriwayatkannya).” (HR. Muslim dalam muqoddimah kitab shahihnya pada Bab “Wajibnya meriwayatkan dari orang yang tsiqoh -terpercaya-, juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah no. 39. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Setelah membawakan hadits-hadits di atas, Imam Adz Dzahabi berkata, “Dengan ini menjadi jelas dan teranglah bahwa meriwayatkan hadits maudhu’ -dari perowi pendusta- (hadits palsu) tidaklah dibolehkan.” (Lihat kitab Al Kabair karya Imam Adz Dzahabi, terbitan Maktabah Darul Bayan, cetakan kelima, tahun 1418 H, hal. 28-29).

Pembahasan ini bermaksud menunjukkan bahayanya menyampaikan hadits-hadits palsu yang tidak ada asal usulnya sama sekali dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Semoga Allah memberi taufik dan hidayah.


Sumber: muslim

Minggu, 06 Agustus 2017

Wisata Gorontalo Keindahan Indonesia

Wonderful Indonesia Obyek wisata lainnya dalah Makam keramat Ju Panggola terletak di Kecamatan Kota Barat, di Kelurahan Lekobalo, tidak cukup lebih 7 KM dari Pusat Kota Gorontalo. Makam keramat ini terletak di atas bukit pada elevasi 50 meter dari jalan raya. Dari atas bukit ini saya dan anda bisa melihat Danau Limboto yang luas, dengan airnya yang kian kritis, dari kedalaman 32 meter sekarang tinggal 5-7 meter.


Ju Panggola ialah gelar dan Ju berarti “ya”, Panggola berarti “Tua”, jadi Ju Panggola dengan kata lain Ya Pak Tua. Dalam sejarah, nama dari Pak Tua ialah Ilato, yang dengan kata lain kilat, sebab kramatnya Ilato, tidak jarang menghilang dan tidak jarang muncul andai negri dalm suasana gawat. Wonderful Indonesia Pak Tua atau Ju Panggola gelar ini hadir dari masyarakat, sebab setiap beliau tampil, dengan profil kake tua dan dengan jubah putihnya, serta jenggot yang melalui lutut, berwarna putih, Dikatakan “AWULIYA” sebab beliau ialah penyebar agama islam semenjak tahun 1400, sebelum semua Wali Songo sedang di Pulau Jawa.

Aliran yang ditinggalkan oleh Ju Panggola, ialah ilmu putih yang diterapkan lewat “langga” atau ilmu bela diri dalam dunia persilatan, beliau tidak secara langsung mengajar para muridnya, namun dengan jalan meneteskan air dimata sang murid, dan semua muridnya mendapat  jurus-jurus persilatan secara spontan, baik melewati mimpi maupun melewati gerakan reflex.

Makam Ju Panggola, Wonderful Indonesia
Keberadaan makam itu di atas bukit dan menyebarkan bau harum, dan menurut keterangan dari sejarah bahwa dibukit itu pernah dihuni oleh beliau sebagai lokasi berhalwat. Wonderful Indonesia Kejadian tersebut samapi sekarang berlaku, dimana pada makam itu, masing-masing penziarah mengambil cengkeraman tanah itu tidak pernah menjadi lubang sebenarnya ribuan insan mengambil tanah itu yang dipercayai sebagai azimat.

Makam Ju Panggola, masing-masing hari mendapat trafik dari semua wisatawan, baik wisatawan Nusantara, maupun mancanegara dan beberapa dari mereka, mengemban solaat di mesjid Ju Panggola guna memohonkan pengobatan dari sakit yang diderita. Wonderful Indonesia Gorontalo pun mempunyai obyek wisata pantai dan terdapat suatu batu berbentuk tapak kaki terletak di Pantai Lahilote kelurahan Pohe Kecamatan Kota Selatan, tidak cukup lebih 6 km dari pusat Kota Gorontalo.

Botu berarti batu, Liyodu berarti tapak kaki, jadi Botu Liyodu ialah batu berbentuk tapak kaki. Konon menurut keterangan dari legenda, Wonderful Indonesia batu ini ialah tapak kaki dari seorang pemuda mempunyai nama Lahilote, sebab kasmaran dengan seorang bidadari dari kayangan yang beranama Boyilode Hulwa, hingga nekad menculik sayap berbentuk selendang dari sang putrid, tetapi dalam perjalanan lokasi tinggal tangganya Lahilote ditinggalkan sang putrid pulang ke kayanagn.

Untuk kedua kalinya Lahilote nekad menyusul PutriBoyilode Hulwa ke kayangan dengan pertolongan lentikan ujung rotan digdaya yang dinamakan Hutiya Mala. Pertemuan dengan istrinya unik, dan membingungkan sebab ketujuh bidadari yang mempunyai persamaan wajah menyatakan seluruhnya mempunyai nama Boyilonde Hulwa, Wonderful Indonesia sampai-sampai sukar baginya menilai siapa Boyilonde Hulwa yang asli. Berkat pertolongan seekor kunang-kunang yang hinggap pada sanggul istrinya, Lahilote mengejar sang putrid cocok dengan undang-undang kayangan, bahwa siapa saja yang menjadi tua dan rambutnya beruban ia mesti dibalikkan ke dunia, sebab kayangan bukan lokasi dari insan yang mempunyai proses ketuaan.

Sang putri mencungkil suaminya Lhilote dengan menurunkannya melewati rambut uban yang dirajut menjadi tali, tetapi antara bumi dan langit tali uban tersebut putus, dan Lahilote dengan derasnya jatuh kebumi dalam suasana berdiri. Kaki kanannya jatuh di Pantai Pohe Kota Gorontalo dan Kirinya Jatuh di pantai Kwandang di Kabupaten Gorontalo. Legenda Lahilote ini sampai kini masih dituturkan oleh masyarakat sebagai kisah rakyat untuk generasi sealnjutnya. Pantai Lahilote tetap menjadi obyek wisat untuk masyarakat Daerah Gorontalo dan wisatawan dai mancanegara.

Wonderful Indonesia, Benteng Otanaha
Obyek lainnya di dekat Gorontalo ialah di pinggiran kota Gorontalo yakni di Lekobalo ada Benteng Otanaha yang sedang di atas bukit dengan pemandangan kea rah Danau Limboto. Benteng ini bisa jadi dibangun oleh Portugis dan pernah dipakai oleh raja Gorontalo sebagai benteng guna menghadapi Belanda saat hubungan Gorontalo dan Belanda merasakan ketegangan.

Sisa-sisa bangunan benteng ini antara beda beupa tiga menara pengawas. Wonderful Indonesia Otanaha pun menyajikan panorama Danau Limboto seluas 5600 hektar dengan kedalaman rata-rata melulu 7 meter. Untuk mengarah ke ke Benteng Otanaha, wisatawan bisa menumpang bendi atau mikrolet dari terminal kota dan turun di jalan kecil di kaki bukit yang mengarah ke ke benteng. Danau Limboto dapat dijangkau dengan memakai angkutan kota dengan masa tempuh satu jam.

Pada jarak 2 Km di unsur selatan Gorontalo ada Pantai Lahilote yang adalahpantai berpasir putih dan dapat dijangkau dengan menumpang bendi atau mikrolet. Obyek wisata pantai lainnya di dekat kota Gorontalo antara beda Pantai Indah, Pantai Karang Citra dan Pantai Pasir Putih. Pantai Indah dapat dicapai dengan memakai kendaraan umum; 15 menit dari pusat kota Gorontalo. Daya tarik pantai ini berupa panorama Teluk Gorontalo dengan air lautnya yang jernih.Wonderful Indonesia